Dukung Program Presiden Prabowo, Pemprov Kalsel Matangkan Sekolah Rakyat

Rakor Pelaksanaan Program Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2026/2027 di BBPPKS Banjarmasin, Banjarbaru, Senin (8/6/2026).\

BANJARBARU, KALIMANTAN.NEWS – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelaksanaan Program Sekolah Rakyat (SR) yang digagas Presiden RI Prabowo Subianto melalui Kementerian Sosial RI.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Perkembangan Pelaksanaan Program Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2026/2027 se-Kalimantan Selatan yang digelar di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Banjarmasin, kawasan Landasan Ulin, Banjarbaru, Senin (8/6/2026).

Rapat koordinasi dibuka Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Subhan Noor Yaumil, yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kalsel, Galuh Tantri Narindra.

Dalam sambutannya, Pemprov Kalsel menyampaikan apresiasi kepada Presiden RI dan Kementerian Sosial atas perhatian terhadap akses pendidikan masyarakat melalui Program Sekolah Rakyat.

“Program Sekolah Rakyat merupakan program yang sangat berpihak kepada masyarakat miskin dan membuka akses pendidikan seluas-luasnya bagi masyarakat. Karena itu Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mendukung penuh pelaksanaannya,” ujar Galuh membacakan sambutan Plh Sekdaprov Kalsel.

Ia menyebut, Kalimantan Selatan menjadi salah satu provinsi yang dinilai cepat dalam merealisasikan program tersebut. Saat ini pembangunan Sekolah Rakyat tengah berlangsung di Kota Banjarbaru, Kabupaten Barito Kuala, dan Tanah Bumbu.

Selain pembangunan fisik, Pemprov Kalsel juga menekankan pentingnya kesiapan sumber daya manusia, mulai dari tenaga pendidik hingga proses pendataan calon siswa penerima manfaat program.

“Ketika Sekolah Rakyat berdiri, kita juga harus mempersiapkan guru, kepala sekolah, dan tenaga kependidikan. Selain itu perlu dilakukan jemput bola bersama pendamping PKH untuk mencari calon siswa dari keluarga miskin ekstrem,” katanya.

Pemprov Kalsel juga meminta seluruh Dinas Sosial dan Dinas Pendidikan kabupaten/kota memperkuat koordinasi serta memperluas sosialisasi kepada masyarakat agar program tersebut tepat sasaran.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalsel Muhammad Farhanie mengatakan rakor tersebut digelar untuk menyamakan persepsi dan memperkuat sinergi seluruh pihak dalam pelaksanaan Program Sekolah Rakyat di Kalimantan Selatan.

“Selama ini Dinas Sosial Provinsi Kalsel bersama Kemensos RI dan BBPPKS Banjarmasin terus melakukan koordinasi, monitoring, hingga pendampingan pelaksanaan Sekolah Rakyat di Kalimantan Selatan,” ujarnya.

Usai rakor, kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke Sekolah Rakyat Terpadu 9 Banjarbaru untuk melihat langsung aktivitas belajar dan perkembangan fasilitas pendidikan di sekolah tersebut. (Adp/en/KN)

Baca Juga