Apakah Selingkuh Bisa Disembuhkan? Berikut Jawaban Ilmu Psikologi

Ilustrasi Perselingkuhan Sumber: Pinterest.com

KALIMANTAN NEWSPerselingkuhan bukan sekadar pengkhianatan cinta.

Ia adalah peristiwa kompleks yang mengguncang otak, emosi, dan identitas seseorang.

Pertanyaan besar yang sering muncul adalah “apakah pelaku selingkuh bisa benar-benar berubah?”

Atau selingkuh hanyalah pola perilaku yang akan terus berulang, meskipun sudah berjanji untuk setia?

Apakah Pelaku Bisa Sembuh Total?

Menurut berbagai jurnal psikologi, tidak semua perselingkuhan muncul karena sifat bawaan “tukang selingkuh”. Ada faktor yang memengaruhi, antara lain:

  1. Kebutuhan emosional yang tak terpenuhi.

Pelaku merasa kurang dihargai, tidak didengarkan, atau kesepian dalam hubungan.

  1. Krisis identitas dan validasi diri.

Sebagian orang selingkuh untuk membuktikan bahwa dirinya masih menarik atau diinginkan.

  1. Faktor lingkungan.

Tekanan sosial, kesempatan, hingga pengaruh teman sebaya bisa memperbesar peluang selingkuh.

  1. Dorongan biologis.

Ada orang yang lebih impulsif karena faktor hormonal atau cara kerja otaknya.

Dari sisi terapi, pelaku bisa berubah jika:

  1. Mereka mengakui kesalahan tanpa menyalahkan korban.
  2. Ada rasa bersalah dan penyesalan yang tulus.

Halaman: 1 2 3 4
Baca Juga