
KALIMANTAN NEWS – Demon Slayer atau Kimetsu no Yaiba resmi memasuki babak akhir lewat Infinity Castle Arc yang diangkat menjadi trilogi film.
Arc ini akan menjadi penutup kisah Tanjiro Kamado melawan Muzan Kibutsuji.
Manga Kimetsu no Yaiba pertama kali diterbitkan di majalah Weekly Shōnen Jump pada 15 Februari 2016 karya Koyoharu Gotouge.
Manga ini berakhir pada 15 Mei 2020 dengan total 23 volume.
Adaptasi anime yang diproduksi oleh ufotable dan tayang perdana pada April 2019.
Musim pertama langsung melambungkan popularitasnya berkat animasi spektakuler, terutama episode pertarungan Tanjiro melawan Rui yang viral.
Kesuksesan berlanjut dengan film Mugen Train (2020), yang kemudian disusul oleh beberapa musim anime:
Kini, kisah memasuki puncak terakhir lewat Infinity Castle Arc yang diangkat dalam format trilogi film.
Bagian pertama, Infinity Castle Part 1 : Akaza’s Return, tayang perdana di Jepang pada 18 Juli 2025.
Untuk penonton internasional, termasuk Indonesia, film hadir di bioskop mulai Agustus 2025 dan serentak di sejumlah negara lain pada 12 September 2025.
Sementara itu, Part 2 dan Part 3 belum diumumkan secara resmi.
Rumor menyebutkan keduanya direncanakan rilis pada 2027 dan 2029, namun ufotable maupun Aniplex belum memberikan konfirmasi.
Hingga minggu kedua penayangan, Infinity Castle Part 1 telah mencatat lebih dari 12 juta penonton global dengan pendapatan sekitar US$150 juta.
Di Jepang, film ini sempat memuncaki box office pada pekan pertama.
Di Indonesia, jumlah penonton sudah menembus 2 juta orang, menjadikannya salah satu film anime terlaris tahun ini.
Jika dibandingkan dengan Mugen Train (2020) yang berhasil menorehkan rekor lebih dari 41 juta penonton global dengan pendapatan lebih dari US$500 juta.
Meski Infinity Castle Part 1 belum menyamai capaian tersebut, tren penontonnya dinilai menjanjikan mengingat ini baru film pertama dari trilogi.
Meskipun begitu Infinity Castle Part 1 tetap mendapat sambutan positif dengan 8,7/10 di MyAnimeList dan 92% audience score di Rotten Tomatoes Kritikus memuji animasi spektakuler dari ufotable serta adegan pertarungan yang setia dengan manga dan grafik yang sangat memanjakan kepuasan mata penonton.
Dengan pencapaian tersebut, Infinity Castle Arc diprediksi tetap menjadi salah satu saga anime terbesar dalam sejarah, sekaligus mengakhiri perjalanan panjang Kimetsu no Yaiba dengan skala yang epik.(*/KN)
Editor: Zulvan R