BANJARMASIN-KALIMANTAN.NEWS
Mengawali kerja pertama di tahun 2026,
DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) Jumat (2/1/2026) menggelar rapat Paripurna Internal, dengan agenda utama menutup Masa Sidang III Tahun 2025, sekaligus membuka lembaran baru Masa Sidang I Tahun 2026.
Dipimpin Ketua DPRD Kalsel, H Supian HK dan dua unsur pimpinan yaitu H Kartoyo dan Desy Oktavia Sari dan dihadiri 30 anggota dewan.
Pergantian masa sidang itu berlangsung khidmat, namun tetap sarat makna evaluasi kinerja berkait tugas dan fungsi yang sudah rampung dijalankan.
Agenda penutupan masa sidang menjadi momentum refleksi atas kinerja legislasi, anggaran, dan pengawasan yang telah dijalankan sepanjang 2025.
“Untuk tahun 2026 kita berharap untuk bekerja lebih optimal, khususnya menjaga kedisiplinan, yang berkait tugas fungsi dan kewenangan,” ajak H Supian HK.
Dengan ditutupnya Masa Sidang III Tahun 2025 dan dibukanya Masa Sidang I Tahun 2026, DPRD Provinsi Kalsel diharapkan melangkah dengan semangat baru, lebih responsif, berintegritas, dan tetap berpihak pada kepentingan masyarakat Banua (Kalsel).

Di sela agenda utama rapat hari juga, Badan Kehormatan (BK) DPRD Provinsi Kalsel berkenan berkenan memberikan “BK Award”.
Ada tujuh anggota dari 55 anggota dewan yang meraih Award Tahun 2025, dari badan kehormatan.
Mereka yaitu, Athaillah Hasbi, S.Sos., S.H., H. Rahimullah, S.E., Firman Yusi, S.P., Ilham Noor, S.T., Habib Hamid Bahasyim, Dirham Zain, serta Halida Novia Sari, S.H., M.Kn.
“Mereka kami nilai memiliki kinerja dan kontribusi yang menonjol dalam menjalankan tugas, fungsi, hak, serta wewenang sebagai anggota DPRD, termasuk kedisiplinan,” ujar Ketua Badan Kehormatan, H M. Rosehan Noor Bahri, S.H, usai menyerahkan piagam penghargaan.
Penghargaan itu kata dia, menjadi simbol apresiasi terhadap anggota dewan yang dinilai konsisten menjaga integritas, etika, serta marwah lembaga perwakilan rakyat.
BK Award lanjut Rosehan, sekaligus menjadi pengingat bahwa kerja politik tak hanya diukur dari produktivitas kebijakan, tetapi juga dari sikap dan keteladanan.
Disinggung, tak semua anggota hadir pada hari kerja pertama ini? Rosehan memaklumi. Namun juga menyayangkan.
“Kita dapat memaklumi mungkin ada kesibukan mendesak rekan-rekan kami sehingga tidak bisa hadir. Tapi akan lebih bagus lagi jika semua anggota hadir di hari kerja pertama ini,” pungkasnya (pik).