Cara Bersikap Dingin dan Cuek, Ini 6 Sikap Menurut Litreratur Psikologi

ilustrasi sikap cuek.

Namun, penting untuk tidak berlebihan agar tidak dianggap arogan.

  1. Fokus pada Rasionalitas, Bukan Emosi

Penelitian di Cognition and Emotion, menunjukkan bahwa orang yang melatih otak berpikir logis lebih tahan terhadap distraksi emosional.

Dengan menekankan logika, seseorang dapat menghadapi masalah dengan sikap tenang, tanpa perlu terbawa perasaan.

  1. Terapkan Batasan Sosial

Menjadi cuek juga berarti berani berkata “tidak”.

Menurut Journal of Social and Clinical Psychology, individu yang memiliki boundary yang sehat lebih mampu menjaga jarak emosional dari orang lain tanpa merasa bersalah.

  1. Gunakan Strategi Coping yang Tepat

Dalam psikologi, coping adalah cara kita menghadapi stres.

Coping avoidance yaitu mengabaikan hal-hal negatif yang tidak produkti dapat membantu membangun kesan cuek.

Namun, harus diimbangi dengan coping adaptif seperti olahraga, journaling, atau meditasi.

Nah, bersikap dingin dan cuek bukan berarti menjadi pribadi yang tidak peduli, melainkan mengatur energi emosional agar tidak habis untuk hal-hal yang tidak penting.

Psikologi menjelaskan bahwa kemampuan ini dapat dilatih melalui pengendalian emosi, manajemen ekspresi, rasionalitas, dan coping strategy.

Dengan demikian, kita bisa tetap tenang menghadapi situasi sulit sekaligus menjaga kesehatan mental.(*/KN)

Editor: Zulvan R

Halaman: 1 2Tampilkan Semua
Baca Juga