Cuman Gegara Sering Makan Sambil Nonton, Risiko Depresi Bisa Naik hingga 3 Kali Lipat?

Ilustrasi Orang makan Sambil Screentime
  1. Kurang puas saat makan.

Studi menunjukkan, makan sambil terdistraksi membuat orang merasa “ada yang kurang” sehingga lebih mudah ngemil lagi setelahnya.

Dampak jangka panjang. Jika terus-menerus dilakukan, otak terbiasa mencari hiburan eksternal untuk melawan bosan.

Akibatnya, kemampuan mengatur emosi berkurang dan risiko depresi makin besar:

  1. Risiko Depresi Tiga Kali Lipat

Sebuah laporan menyebut, orang yang rutin makan sambil menonton punya peluang hingga tiga kali lebih besar mengalami gejala depresi dibanding mereka yang makan dengan tenang.

Walau temuan ini masih butuh penelitian lanjutan, para pakar menilai wajar jika distraksi layar ikut menyeret kesehatan mental—dari pola tidur, emosi, sampai interaksi sosial.

  1. Tidak Sekadar Depresi

Selain depresi, pola makan sambil menonton juga erat kaitannya dengan:

  1. Obesitas Akibat Mindless Eating.

Diet buruk, karena lebih mudah memilih makanan cepat saji.

  1. Kurang tidur

Kurang tidur berpotensi dapat merusak produktivitas sehari-hari.

Tips Agar Lebih Sehat

Sulit memang meninggalkan kebiasaan ini, apalagi bagi mereka yang sering makan sendirian.

Tapi ada beberapa cara sederhana yang bisa dicoba:

  1. Sediakan satu waktu makan tanpa layar setiap hari.
  2. Nikmati rasa, aroma, dan tekstur makanan untuk melatih mindful eating.

Halaman: 1 2 3
Baca Juga