Dukung Kelancaran Arus Logistik Kalsel–Kalteng, Komisi III DPRD Kalsel Tinjau Rencana Pembangunan Jembatan Barito II

Anggota DPRD Kalsel, HM Rosehan NB memberikan saat meninjau titik rencana pembangunan Jembatan Barito II.

BARITO KUALA, KALIMANTAN.NEWS— Komisi III DPRD Kalsel mengawal percepatan pembangunan Jembatan Barito II guna mendukung kelancaran arus logistik dan konektivitas antar wilayah, khususnya antara Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.

Legislator melakukan peninjauan langsung ke titik rencana pembangunan di Kabupaten Barito Kuala pada Senin (23/2/26) sore.

Peninjauan dipimpin Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kalsel, Apt. Mustaqimah, didampingi Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalsel, H. Kartoyo, serta jajaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalsel.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Provinsi Kalsel, Robby Cahyadi, menjelaskan bahwa proyek duplikasi Jembatan Barito merupakan gagasan Kementerian Pekerjaan Umum.

Meski demikian, Pemerintah Provinsi Kalsel memiliki peran strategis dalam penyusunan serta peninjauan Detail Engineering Design (DED).

Menurut Robby, keberadaan Jembatan Barito II diharapkan mampu mengurai kemacetan di jalur utama penghubung Kalsel–Kalteng, sekaligus memperlancar distribusi barang dan jasa.

Saat ini, titik pembangunan masih dalam tahap kajian mendalam. Terdapat usulan agar jembatan dibangun melintang dari Jalan Gubernur Soebardjo menuju kawasan Sakakajang/Tamban atau di sekitar Pelabuhan Trisakti.

Komisi III menilai, selain menjadi solusi kemacetan, proyek strategis nasional ini juga berpotensi membuka simpul ekonomi baru yang mendorong pertumbuhan kawasan di sekitarnya.

“Semoga bisa terlaksana dengan baik, sehingga apa yang menjadi cita-cita dan tujuan dari adanya proyek ini benar-benar memberikan manfaat, khususnya bagi masyarakat luas,” harap H.M. Rosehan NB di sela kunjungan tersebut.

Senada dengan itu, H. Kartoyo berharap pembangunan Jembatan Barito II turut memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM di sekitar kawasan, sehingga pertumbuhan ekonomi daerah semakin meningkat seiring terbukanya akses dan konektivitas baru. (en/KN)

Baca Juga