BANJARMASIN-KALIMANTAN.NEWS
UNTUK memberikan dukungan kesiapan Korem pasca perpindahan komando dari Kodam VI Mulawarman ke Kodam XXII, Rombongan Komisi I DPR RI mengunjungi Korem 101 Antasari di Banjarmasin, Rabu (28/1/2026).
Rombongan disambut Komandan Korem (Danrem) 101/Antasari, Brigjen TNI Ilham Yunus, S.Sos., M.Si. beserta jajaran se Kalsel.
Rombongan senator Senayan ini dipimpin DR H Sukamta, neroanggitakan Sarifah Ainun Jariyah; H Rachmat Hidayah; Trinovi Khairani; Drs H Bambang Heri Punama ST SH MH, Gaviel P Novanto; H Ahmad Muzani; Andina Thresia Narang; Elnino H Husein Mohi dan Ir.H Mulyadi.
Dr H Sukamta mengatakan, kunjungan rombongan konsulat komisi I ke Korem 101/Antasari ini pada prinsipnya untuk melihat secara langsung kesiapan Korem pasca perpindahan komando dari Kodam VI Mulawarman ke Kodam XXII.
Sekaligus meninjau kesiapan dalam pelaksanaan operasi militer selain perang, khususnya penanganan bencana alam seperti banjir dan karhutla yang cukup sering terjadi di Kalimantan Selatan.
“Selain itu, kami juga ingin memastikan kesiapan Korem dalam rangka rencana pembentukan Kodam tersendiri di Kalimantan Selatan pada tahun 2027, baik dari sisi kesiapan lokasi markas, organisasi, personel, maupun sarana dan prasarana pendukungnya,”ujar Sukamta
Dari paparan yang disampaikan oleh Danrem beserta jajaran, termasuk kehadiran seluruh Dandim se-Kalimantan Selatan, secara umum kami melihat kondisi Korem 101/Antasari dalam keadaan baik.
Kesiapan personel mencukupi, peralatan pada umumnya memadai, serta pengalaman satuan—termasuk batalion yang beberapa kali melaksanakan penugasan ke Papua—menunjukkan tingkat profesionalisme dan kesiapan yang baik.
Salah satu anggota rombongan Drs H Bambang Heri Punama ST SH MH, mengapresiasi Korem pasca perpindahan komando dari Kodam VI Mulawarman ke Kodam XXII.
Terkait penanganan banjir dan bencana kami mencatat sudah berjalan cukup optimal, meskipun masih terdapat beberapa kekurangan peralatan dan persoalan pertanahan yang perlu mendapat perhatian.
“Catatan-catatan tersebut telah kami minta untuk dituangkan dalam laporan tertulis agar dapat kami sampaikan dan perjuangkan bersama mitra kerja kami di Komisi I, yaitu Kementerian Pertahanan dan TNI,” sebut Bambang.
Pada prinsipnya, seluruh masukan dan kebutuhan yang disampaikan hari ini akan dirangkum dan teruskan, termasuk kepada Panglima TNI, agar dapat diprogramkan dan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang ada.
“Demikian tanggapan kami, dan kami mengucapkan terima kasih atas sambutan serta paparan yang sangat komprehensif dari jajaran Korem 101/Antasari” tegasnya.
Komandan Korem (Danrem) 101/Antasari, Brigjen TNI Ilham Yunus, S.Sos., M.Si., mengatakan sangat menyambut baik kehadiran Komisi I DPR RI ini.
Ia menjelaskan, Korem 101/Antasari telah menyiapkan material penanggulangan bencana. Termasuk untuk banjir, meskipun jumlahnya masih terbatas.
“Kami di TNI terus melaksanakan program pemerintah, mulai dari program makan bergizi, Operasi Merah Putih, hingga rencana perbaikan infrastruktur seperti pembangunan jembatan dan fasilitas sekolah yang membutuhkan akses, namun memang masih perlu ditingkatkan. Dengan dukungan dan perhatian dari DPR RI, kami berharap kekurangan ini dapat segera diprogramkan,”terangnya (rds/pik)