BANJARMASIN, KALIMANTAN.NEWS – Mimisan pada anak merupakan kondisi yang cukup umum dan kerap menimbulkan kekhawatiran bagi orang tua.
Meski demikian, dalam banyak kasus mimisan tidak berbahaya.
Kondisi ini terjadi akibat pecahnya pembuluh darah kecil di dalam rongga hidung yang menyebabkan keluarnya darah.
Dalam upaya meningkatkan pemahaman orang tua, khususnya para ibu, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sekretariat DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar pertemuan rutin yang dirangkaikan dengan edukasi kesehatan, Kamis (5/2), di Ruang Rapat Gedung B DPRD Kalsel.
Ketua DWP Sekretariat DPRD Kalsel, Rizky Audina Jaini, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antar anggota.
Tetapi juga sarana peningkatan pengetahuan yang bermanfaat bagi keluarga.
“Melalui kegiatan ini, kami berupaya memberikan pemahaman yang aplikatif bagi anggota Dharma Wanita, khususnya terkait kesehatan anak,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kiki sapaan akrabnya, menambahkan bahwa materi mengenai penanganan pertama mimisan pada anak sangat penting agar para ibu memiliki pemahaman yang tepat dan tidak panik saat menghadapi kondisi tersebut di lingkungan keluarga.
Sementara itu, narasumber kegiatan, Dr. Hamitha, menjelaskan bahwa mimisan pada anak umumnya bersifat ringan dan dapat ditangani dengan langkah-langkah sederhana.
“Penanganan pertama yang benar adalah dengan memposisikan anak duduk tegak dan sedikit condong ke depan, kemudian menekan bagian lunak hidung selama 10 hingga 15 menit,” jelasnya.
Ia juga berpesan, apabila mimisan terjadi secara berulang, berlangsung lama, atau disertai keluhan lain.
Orang tua disarankan segera membawa anak ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.(en/KN)