
KALIMANTAN NEWS – Tinggi tubuh manusia biasanya berhenti bertambah pada usia sekitar 18–21 tahun, tergantung jenis kelamin.
Namun berbeda dengan bagian tubuh yang satu ini, telinga (aurikula) manusia justru terus bertambah panjang seiring bertambahnya usia, sebuah fakta unik yang jarang diketahui banyak orang.
Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Plastic and Reconstructive Surgery (1993), ukuran panjang aurikula manusia akan terus bertambah rata-rata 0,22 milimeter per tahun.
Hal ini bukan karena tulang atau otot yang bertambah, melainkan karena kartilago (tulang rawan) mengalami perubahan elastisitas seiring pertambahan usia.
Table of Contents
ToggleDitambah efek gravitasi, telinga cenderung melar ke bawah seiring waktu.
Penelitian di British Medical Journal (BMJ, 1995) juga menemukan bahwa pertambahan ukuran aurikula lebih jelas terlihat pada pria dibandingkan wanita.
Fenomena ini membuat telinga orang lanjut usia sering tampak lebih panjang dibanding ketika mereka masih muda.
Pertambahan panjang aurikula memang bagian dari proses alami, tapi faktor gaya hidup juga bisa mempercepat perubahan:
Dengan kata lain, gaya hidup sehat bisa membantu menjaga elastisitas jaringan agar tidak terlalu cepat “melar”.
Meski ukurannya bertambah panjang, hal itu tidak berarti fungsi pendengaran ikut meningkat atau menurun.
Perubahan ini lebih bersifat anatomi atau estetika, bukan fungsional.
Menurut Journal of Otolaryngology Research (2018), penurunan pendengaran pada usia lanjut lebih dipengaruhi oleh:
Data ini diperoleh dari studi pengukuran antropometri yang dipublikasikan di Aesthetic Plastic Surgery Journal (2007).
Meskipun pertumbuhan panjangnya tidak bisa dicegah, ada beberapa langkah sederhana untuk menjaga aurikula seiring usia:
Pertumbuhan telinga sepanjang hidup adalah fenomena alami akibat penuaan yang bisa dipengaruhi faktor gaya hidup.
Meski tidak memengaruhi fungsi pendengaran, ukuran yang makin panjang sering terlihat jelas pada usia lanjut.
Menjaga kesehatan telinga tetap penting, baik untuk fungsi maupun estetika.(*/KN)
Editor: Zulvan R