
Air yang masuk ke mesin dapat menyebabkan hydrolock, yang dimana kondisi piston tidak dapat bergerak karena ruang bakar terisi air. Komponen lainnya seperti kelistrikan aki, kabel, atau ECU juga berisiko rusak jika terkena air.
Ciri-cirinya, Motor mati mendadak saat melintasi genangan air yang tinggi, kemudian mesin sulit dihidupkan setelah terendam. Kelistrikan tidak berfungsi seperti lampu, klakson dan lain-lain.
Solusi, segera matikan mesin jika motor terendam air. Lepaskan busi untuk mengeluarkan air dari ruang bakar, lalu keringkan. Ganti oli mesin jika terkontaminasi air. Periksa dan keringkan semua komponen kelistrikan.
Penting untuk memahami risiko-risiko terjadinya hal tersebut pada sepeda motor yang mungkin belum Anda ketahui demi menghindari dampak yang lebih serius.(KN/*) Saluran Whatsapp