
KALIMANTAN NEWS – Pernahkah kamu merasa lebih sering digigit nyamuk dibanding orang lain?
Padahal kalian berdua sama-sama berada di suatu tempat yang banyak nyamuknya sama.
Ternyata hal ini bukan cuma perasaan.
Secara ilmiah, nyamuk memang bisa pilih-pilih darah manusia.
Table of Contents
ToggleNamun, alasan mereka menggigit seseorang ternyata lebih rumit dari sekadar keberuntungan.
Yuk, kita kupas tuntas hasil penelitian ilmiah seputar ini.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa golongan darah memang berpengaruh terhadap ketertarikan nyamuk:
Dalam banyak penelitian, nyamuk lebih suka darah golongan O dibanding A.
Bahkan, pada kondisi terkendali, jumlah nyamuk yang mendarat di orang bergolongan O hampir dua kali lipat dibanding A.
Studi laboratorium dengan nyamuk Anopheles stephensi menemukan bahwa golongan B lebih disukai karena mendukung jumlah telur lebih banyak dan tingkat kesuburan nyamuk lebih tinggi.
Umumnya lebih jarang dipilih dibanding O atau B.
Artinya, golongan darah memang punya pengaruh, tetapi hasilnya bisa berbeda tergantung jenis nyamuk dan lingkungan penelitian.