Nyamuk Bisa Pilih-Pilih Darah? Ternyata Ini yang Paling Disukai Menurut Sains

Nyamuk Ternyata Suka Pilih-Pilih Darah. Sumber : Pinterest

KALIMANTAN NEWS – Pernahkah kamu merasa lebih sering digigit nyamuk dibanding orang lain?

Padahal kalian berdua sama-sama berada di suatu tempat yang banyak nyamuknya sama.

Ternyata hal ini bukan cuma perasaan.

Secara ilmiah, nyamuk memang bisa pilih-pilih darah manusia.

Namun, alasan mereka menggigit seseorang ternyata lebih rumit dari sekadar keberuntungan.

Yuk, kita kupas tuntas hasil penelitian ilmiah seputar ini.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa golongan darah memang berpengaruh terhadap ketertarikan nyamuk:

Golongan darah O

Dalam banyak penelitian, nyamuk lebih suka darah golongan O dibanding A.

Bahkan, pada kondisi terkendali, jumlah nyamuk yang mendarat di orang bergolongan O hampir dua kali lipat dibanding A.

Golongan darah B

Studi laboratorium dengan nyamuk Anopheles stephensi menemukan bahwa golongan B lebih disukai karena mendukung jumlah telur lebih banyak dan tingkat kesuburan nyamuk lebih tinggi.

Golongan A dan AB

Umumnya lebih jarang dipilih dibanding O atau B.

Artinya, golongan darah memang punya pengaruh, tetapi hasilnya bisa berbeda tergantung jenis nyamuk dan lingkungan penelitian.

Kenapa Golongan Darah A dan AB Lebih Jarang Digigit Nyamuk?

Beberapa penelitian menemukan bahwa orang dengan golongan darah A dan AB cenderung lebih jarang digigit dibanding O atau B. Penyebabnya antara lain:

  1. Pengaruh Antigen
  2. Golongan darah O tidak punya antigen A/B, sehingga darahnya lebih netral dan mudah dikenali serta dicerna nyamuk. Sementara golongan darah A memiliki antigen A, dan AB punya antigen A dan B.Antigen ini dapat memengaruhi bau kimia tubuh sehingga kurang menarik bagi nyamuk.
  3. Nutrisi untuk Nyamuk
  4. Studi laboratorium menemukan bahwa darah golongan B dan O lebih bermanfaat bagi nyamuk dalam hal reproduksi (banyak telur, cepat dicerna).
  5. Darah A dan AB tidak memberikan keuntungan sebesar itu sehingga nyamuk tidak “terlalu tertarik”.
  6. Aroma Tubuh

Golongan darah memengaruhi senyawa kimia yang dikeluarkan lewat keringat, seperti asam laktat dan amonia.

Orang bergolongan darah A/AB cenderung menghasilkan lebih sedikit senyawa pemikat nyamuk, sehingga peluangnya lebih kecil digigit.

Faktor Lain yang Membuat Nyamuk Tertarik

Selain golongan darah, ada banyak faktor yang ternyata lebih kuat memengaruhi daya tarik kita di mata nyamuk.

  1. Karbon Dioksida (CO)

Nyamuk bisa mendeteksi gas yang kita keluarkan saat bernapas.

Semakin banyak CO₂ (misalnya saat olahraga atau bernapas lebih cepat), semakin besar peluang nyamuk mendekat.

2. Aroma Tubuh dan Bakteri Kulit

Senyawa kimia seperti asam laktat, amonia, dan karboksilat yang keluar bersama keringat bisa jadi magnet nyamuk.

Komposisi bakteri kulit juga berbeda tiap orang, sehingga sebagian orang lebih menarik di mata nyamuk.

3. Suhu Tubuh

Tubuh yang hangat lebih mudah dilacak. Itulah kenapa orang habis olahraga lebih sering jadi sasaran gigitan.

4. Warna Pakaian

Nyamuk tertarik pada warna gelap seperti hitam, biru tua, dan merah karena kontras visual yang jelas dibanding lingkungan sekitar.

5. Kondisi Fisiologis

Ibu hamil lebih sering digigit nyamuk karena suhu tubuh meningkat dan napas lebih dalam.

6. Konsumsi alkohol

Juga membuat suhu tubuh naik, sehingga menarik perhatian nyamuk.

Cara Mengurangi Gigitan Nyamuk

  1. Gunakan pakaian berwarna terang (putih, pastel, atau cerah).
  2. Pakai lotion atau semprotan anti nyamuk yang mengandung DEET atau bahan alami seperti citronella.
  3. Hindari menumpuk CO₂ di ruangan, pastikan sirkulasi udara baik.
  4. Mandi setelah beraktivitas agar keringat dan bau tubuh tidak memancing nyamuk.
  5. Gunakan kelambu atau perangkap nyamuk di area tidur.

Nyamuk memang bisa pilih-pilih darah.

Golongan O terbukti lebih sering jadi sasaran, sementara golongan B juga menarik bagi jenis nyamuk tertentu.

Namun, golongan darah bukanlah satu-satunya faktor.

Aroma tubuh, suhu, CO₂, hingga warna pakaian justru lebih menentukan kenapa kamu bisa jadi magnet nyamuk.

Kalau kamu sering digigit, jangan langsung salahkan golongan darahmu

Bisa jadi gaya hidup dan kondisi tubuhmu lah yang bikin nyamuk betah mendekat. (*/KN)

Editor: Zulvan R

Baca Juga