
Salah satu hasil dari pertemuan bilateral tersebut adalah rencana investasi sebesar USD 2 miliar oleh Indorama di Louisiana untuk pengembangan Blue Ammonia.
Pembahasan mengenai critical mineral juga menjadi topik penting dalam dialog antara kedua negara.
Airlangga menambahkan, Indonesia mengajukan permintaan atas kesetaraan perlakuan tarif (reciprocal treatment) untuk komoditas unggulan Indonesia di pasar Amerika Serikat, agar memiliki daya saing yang seimbang dengan negara lain.
“Apakah itu Vietnam, apakah itu Bangladesh, sehingga kita dengan yang lain dapat equal level playing field,” ujarnya.
Untuk menjaga kerahasiaan proses negosiasi, Pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat juga telah menandatangani non-disclosure agreement (NDA).
Presiden Prabowo menekankan bahwa seluruh pendekatan Indonesia dalam perundingan diarahkan untuk mencapai solusi saling menguntungkan tanpa membedakan negara mitra satu dengan yang lain.
“Jadi artinya relatif apa yang kita tawarkan adalah apa yang sedang kita lakukan di dalam negeri. Terutama salah satunya adalah untuk melakukan deregulasi,” pungkas Airlangga.(BPMI Setpres/zr/KN)
Editor: Ipik G
Klik di sini: Saluran Whatasapp