BANJARMASIN, KALIMANTAN.NEWS – Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Dr. H. Supian HK, S.H., M.H., menemui massa aksi unjuk rasa, Jumat (13/03/26) siang.
BEM se-Kalsel penyampaian aspirasi di tengah suasana bulan Ramadan yang berlangsung tertib serta kondusif.
Sebelumnya, massa mahasiswa menggelar aksi di depan Kantor DPRD Provinsi Kalsel. Mereka beorasi di hadapan Ketua DPRD Kalsel yang didampingi anggota DPRD Kalsel, Habib Hamid Bahasyim dan Ahmad Sarwani.
Sementara itu, Kapolda Kalsel beserta jajaran turut melakukan pengamanan selama jalannya aksi.
Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa menyampaikan sejumlah tuntutan yang dinilai perlu mendapat perhatian pemerintah.
Beberapa tuntutan yang disampaikan di antaranya meminta Kapolri melakukan evaluasi terhadap sistem penegakan hukum di Indonesia serta mendorong penguatan peran Komisi Kepolisian Nasional sebagai lembaga pengawas eksternal terhadap institusi kepolisian.
Selain itu, massa aksi juga menyoroti persoalan perizinan nelayan di wilayah Kotabaru yang dinilai masih berbelit-belit dan menyulitkan masyarakat pesisir dalam menjalankan aktivitas melaut. Mereka meminta adanya evaluasi terhadap regulasi agar lebih memudahkan nelayan.
Mahasiswa juga mendesak pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum untuk menghentikan aktivitas tambang ilegal serta memberantas praktik mafia tanah dan pencemaran lingkungan yang dinilai merugikan masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Supian HK mengapresiasi penyampaian aspirasi yang dilakukan mahasiswa. Ia menyebut apa yang disampaikan mahasiswa sejalan dengan perhatian DPRD Kalsel terhadap berbagai persoalan di daerah.
“Gayung bersambut, kami di DPRD Kalsel juga memiliki perhatian terhadap persoalan tersebut. Kami akan mempertimbangkan pembentukan pansus atau satgas khusus untuk menindaklanjuti persoalan mafia tanah dan pertambangan ilegal,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Ketua DPRD Kalsel juga menerima serta menandatangani seluruh tuntutan yang disampaikan mahasiswa.
Ia menyatakan aspirasi tersebut nantinya akan disampaikan melalui dialog kepada DPR RI di Senayan sebagai bagian dari upaya menindaklanjuti aspirasi mahasiswa dari daerah.(en/KN)