PELAIHARI-KALIMANTAN.NEWS
PENCARIAN Bahran seorang nelayan yang dikabarkan hilang di perairan Kecamatan Takisung masih berlangsung.
Tim SAR gabungan pun telah menemukan perahu yang digunakan korban, Minggu (1/2/2026) sore.
Saat ini Tim SAR gabungan fokus mencari korban, Bahran, yang dilaporkan hilang pada Minggu siang. Laporan itu disampaikan karena korban belum kembali sejak Sabtu 31Januari 2026.
Menurut warga, biasanya korban hanya beberapa jam melabuh Rawai (pancing dengan mata kail banyak) setelah selesai langsung kembali ke darat.
Tim SAR gabungan dibantu warga melakukan pencarian pada Minggu sore, dan menemukan perahu korban sekitar 8 Mile dari Pantai Takisung. Namun jasad korban tidak ditemukan di sekitar perahu.
Perahu korban diduga berada di dasar laut, sekitar 8 meter dari ditemukannya bendera tanda Rawai disebar korban.
Rencananya Senin siang ini Tim SAR gabungan akan menarik perahu korban, dan petugas dari Basarnas menurunkan alat selam untuk mencari korban di lokasi dengan kedalaman air laut pasang 8 sampai 13 meter.
H Zainudin, Kepala Desa Kuala Tambangan, mengatakan, saat ini Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian. Selain pencarian ke lokasi korban beraktivitas pencarian juga dilakukan dengan menyisir pantai Desa Kuala Tambangan, namun tidak membutuhkan hasil. (zkl/foto: ist)