Dampak Maskulin Energi pada Wanita: Harmonis atau Jadi Benturan Ego?

ILUSTRASI: Energi dalam pasangan harus seimbang.
  1. Benturan ego, kalau pasangan juga punya energi maskulin yang kuat, sering muncul “adu power.”
  2. Kurang kelembutan, hubungan bisa terasa kaku karena sisi femininnya jarang keluar.
  3. Pasangan merasa tersaingi, apalagi kalau pasangan laki-laki belum nyaman dengan dirinya sendiri.

Akhirnya, hubungan bisa berubah jadi arena kompetisi, bukan kolaborasi.

Contoh Nyata dalam Hubungan

Pasangan sama-sama maskulin. Cewek ambisius dan cowok dominan sering bentrok soal hal kecil mulai dari cara mengatur keuangan sampai siapa yang lebih sibuk. Cintanya ada, tapi egonya juga besar.

Maskulin bertemu feminin. Cewek tegas dan fokus ketemu cowok yang lebih fleksibel dan sabar. Hasilnya? Seimbang. Cewek jadi pengarah, cowok jadi penyejuk. Hubungan terasa harmonis, saling isi kekosongan.

Jadi, Apa Rahasianya?

Energi maskulin pada wanita bukan sesuatu yang salah.

Justru itu kekuatan luar biasa. Tapi dalam hubungan, kuncinya ada di keseimbangan.

Kadang kita perlu jadi tegas, kadang perlu jadi lembut.

Kadang memimpin, kadang memberi ruang untuk dipimpin.

Hubungan sehat bukan soal siapa lebih maskulin atau feminin, tapi bagaimana keduanya bisa saling melengkapi.(*/KN)

Editor: Ipik G

Maskulin Energi

Halaman: 1 2Tampilkan Semua
Baca Juga