Hubungan Sehat: Cara Menjaga Cinta Tanpa Kehilangan Jati Diri

lustrasi Hubungan sehat

KALIMANTAN NEWS – Banyak orang menganggap hubungan sehat adalah ketika pasangan selalu bersama setiap saat.

Sekilas terlihat sebagai tanda cinta (green flag), namun jika berlebihan justru bisa berubah menjadi red flag.

Cinta yang sehat bukan soal melekat tanpa henti, melainkan tetap bisa bertumbuh sebagai individu sambil menjaga ikatan dengan pasangan.

Dalam sebuah unggahan kolaborasi akun Instagram @jc.dawn dan @sabrinamaidaa, dijelaskan bahwa setiap orang membutuhkan ruang pribadi untuk menjalani hobi, bersosialisasi, dan mengeksplorasi diri.

“Kadang hubungan yang sehat itu kita juga butuh jarak. Tapi bukan artinya menjauhi, melainkan punya waktu untuk diri sendiri,” jelas narasi dalam video tersebut.

Psikolog menjelaskan, manusia memiliki tiga kebutuhan utama agar bisa berkembang secara sehat, yaitu:

  1. Autonomi  atau kebebasan untuk mengambil keputusan sendiri tanpa merasa dikendalikan.
  2. Kompetensi  atau perasaan mampu, berkembang, dan punya keahlian yang diakui.
  3. Keterhubungan  atau kebutuhan untuk merasa dekat, didukung, dan terikat positif dengan orang lain.

Artikel Halodoc juga menegaskan bahwa menjaga ruang pribadi dapat mengurangi tekanan emosional sekaligus memperkuat kualitas cinta.

Pertumbuhan Individu Menguatkan Hubungan

Penelitian psikologi menyebutkan konsep self-expansion, yaitu ketika seseorang bertumbuh melalui pengalaman baru, baik bersama pasangan maupun secara pribadi.

Pasangan yang saling mendukung pertumbuhan ini biasanya memiliki hubungan lebih puas, lebih terhubung, dan lebih tahan lama.

Halaman: 1 2 3
Baca Juga