Ini Alasan Ilmiah Ketindihan Saat Tidur Terjadi, Ada Peran Penjaga Tidur?

Ilustrasi ketindihan. Sumber: Pinterest

Psikolog menilai kondisi ini bisa mencerminkan perasaan tertekan atau ketidakmampuan menghadapi masalah, sehingga termanifestasi dalam bentuk “paralisis” (kelumpuhan sementara) di alam tidur.

Cara Bangun Saat Ketindihan

  1. Tetap tenang, jangan panik.
  2.  Fokus pada pernapasan perlahan.
  3. Gerakkan bagian tubuh kecil, seperti jari tangan atau kaki.
  4. Bayangkan tubuh bergerak untuk “memanggil penjaga tidur” agar tubuh aktif kembali.
  5. Duduk atau goyangkan kepala perlahan untuk memulihkan kendali penuh.

Tips Mengurangi Risiko Ketindihan

  1. Tidur 6–8 jam dan bangun pada waktu yang sama setiap hari.
  2. Hindari tidur telentang, lebih baik menyamping.
  3. Kurangi stres dan cemas dengan meditasi, pernapasan dalam, atau musik santai.
  4. Hindari kafein dan alkohol beberapa jam sebelum tidur.
  5. Ciptakan lingkungan tidur nyaman
  6. Konsultasi dengan profesional jika ketindihan sering terjadi; terapi perilaku kognitif (CBT) bisa direkomendasikan.

Halaman: 1 2 3
Baca Juga