Kenapa Garis Mata Hewan Pemakan Rumput Horizontal, Sedangkan Pemakan Daging Vertikal?

Kenapa garis mata hewan pemakan rumput horizontal, sedangkan pemakan daging vertikal?

KALIMANTAN NEWS – Kalau kamu pernah memperhatikan mata kambing atau kuda, pupilnya berbentuk garis horizontal.

Sedangkan mata kucing atau ular, pupilnya garis vertikal.

Pertanyaannya, kenapa bisa berbeda?

Apakah hanya kebetulan?

Ternyata, jawabannya berkaitan erat dengan evolusi, ekologi dan strategi bertahan hidup.

Hewan herbivora, seperti kambing, domba, sapi, dan kuda, biasanya menjadi target buruan predator.

Karena itu, mereka butuh sistem penglihatan yang bisa memaksimalkan kewaspadaan. Berikut alasannya:

  1. Pandangan lebih luas, pupil horizontal memberi bidang penglihatan hingga hampir 320 derajat. Artinya, mereka bisa melihat hampir ke segala arah tanpa harus banyak menggerakkan kepala.
  2. Menyapu horizon dengan bentuk datar, mereka bisa mengawasi padang rumput dan mendeteksi predator sejak jauh.
  3. Mengurangi silau dari atas/bawah cahaya matahari dari langit dan pantulan tanah tidak terlalu mengganggu, karena pupil fokus menangkap cahaya dari arah samping.

Menurut penelitian Martin Banks dari University of California, Berkeley, pupil horizontal membantu herbivora menjaga pandangan tetap stabil pada permukaan tanah.

Ini penting agar mereka tetap bisa makan sambil tetap waspada terhadap ancaman.
Sementara itu, predator kecil hingga menengah seperti kucing, buaya, dan ular, punya pupil vertikal. Apa fungsinya?

  1. Mengukur jarak dengan tepat, pupil vertikal memudahkan mereka menilai kedalaman, sangat penting saat mengintai lalu melompat menerkam mangsa.
  2. Kontrol cahaya lebih baik, di siang hari pupil bisa mengecil jadi garis tipis agar tidak silau, sementara di malam hari bisa melebar besar untuk menyerap cahaya sebanyak mungkin.
  3. Fokus tajam pada mangsa, bentuk vertikal memberi pandangan tajam ke depan, membuat predator bisa lebih akurat dalam menyerang.

Penelitian yang dipublikasikan di jurnal Science Advances (2015) menemukan bahwa pupil vertikal paling umum pada predator aktif malam hari yang berburu dengan cara menyergap.

Dengan bentuk pupil ini, mereka bisa mengunci target secara lebih efektif, bahkan dalam kondisi cahaya minim.

Dengan kata lain, bentuk pupil adalah hasil adaptasi evolusi yang membuat tiap spesies bisa bertahan hidup sesuai dengan gaya hidupnya.(*/KN)

Editor: Ipik G

Garis Mata Hewan

Baca Juga