KALIMANTAN NEWS – Kalau kamu pernah memperhatikan mata kambing atau kuda, pupilnya berbentuk garis horizontal.
Sedangkan mata kucing atau ular, pupilnya garis vertikal.
Pertanyaannya, kenapa bisa berbeda?
Apakah hanya kebetulan?
Ternyata, jawabannya berkaitan erat dengan evolusi, ekologi dan strategi bertahan hidup.
Hewan herbivora, seperti kambing, domba, sapi, dan kuda, biasanya menjadi target buruan predator.
Karena itu, mereka butuh sistem penglihatan yang bisa memaksimalkan kewaspadaan. Berikut alasannya:
Menurut penelitian Martin Banks dari University of California, Berkeley, pupil horizontal membantu herbivora menjaga pandangan tetap stabil pada permukaan tanah.
Ini penting agar mereka tetap bisa makan sambil tetap waspada terhadap ancaman.
Sementara itu, predator kecil hingga menengah seperti kucing, buaya, dan ular, punya pupil vertikal. Apa fungsinya?
Penelitian yang dipublikasikan di jurnal Science Advances (2015) menemukan bahwa pupil vertikal paling umum pada predator aktif malam hari yang berburu dengan cara menyergap.
Dengan bentuk pupil ini, mereka bisa mengunci target secara lebih efektif, bahkan dalam kondisi cahaya minim.
Dengan kata lain, bentuk pupil adalah hasil adaptasi evolusi yang membuat tiap spesies bisa bertahan hidup sesuai dengan gaya hidupnya.(*/KN)
Editor: Ipik G