Lucky Iron Fish: Penjelasan dan Alasan Bisa Turunkan Risiko Anemia 43 Persen

Lucky iron fish turunkan risiko anemia.

KALIMANTAN NEWS – Pernah dengar nggak ada yang masak sayur atau nasi paka ikan besi?

Bukan ikan sungguhan, tapi logam berbentuk ikan kecil yang disebut Lucky Iron Fish.

Benda ini awalnya dikembangkan di Kamboja sebagai solusi murah untuk mengatasi anemia defisiensi besi.

Cara pakainya sederhana: ikan besi dimasukkan ke dalam air mendidih atau kuah masakan selama 10 menit, lalu diangkat.

Logam tersebut akan melepas sejumlah kecil zat besi ke makanan atau minuman.

Kenapa Bisa Nambah Zat Besi?

Prinsipnya mirip seperti masakan yang dimasak di wajan besi.

Saat terkena panas, ion besi dari logam akan larut sedikit demi sedikit ke dalam cairan.

Kalau ditambah bahan asam seperti jeruk atau tomat, pelepasan zat besi jadi lebih efektif.

Ion inilah yang kemudian diserap tubuh untuk membantu pembentukan hemoglobin.

Menurut publikasi di Tropical Medicine & International Health (Charles dkk., 2015) dan laporan di National Center for Biotechnology Information (NCBI), penggunaan ikan besi secara rutin terbukti efektif:

  1. Mengurangi prevalensi anemia hingga 43 persen.
  2. Studi di Guatemala mencatat, setelah 52 minggu menggunakan ikan besi, 80,3 persen partisipan tidak lagi mengalami anemia.

3. Hemoglobin rata-rata meningkat sebesar 1,28 g/dL (sekitar 19,6%), dan hematokrit meningkat ~28,5 persen setelah 1 tahun pemakaian rutin.

Ada Dampak Negatifnya?

Secara umum, penggunaan ikan besi aman bila sesuai aturan. Besi yang dilepaskan jumlahnya kecil, sekitar 5–10 mg perpenggunaan, masih dalam batas anjuran harian.

Namun, ada beberapa catatan:

  1. Kelebihan zat besi bisa terjadi kalau seseorang sudah punya kadar besi tinggi (misalnya penderita hemochromatosis).
  2. Rasa masakan bisa sedikit berubah bila besi terlalu lama direndam.
  3. Perawatan penting ikan besi harus dibersihkan dan dikeringkan agar tidak berkarat.

Uniknya, bentuk ikan dipilih karena di Kamboja ikan dianggap simbol keberuntungan, sehingga masyarakat lebih tertarik memakainya.(*/KN)

Editor: Ipik G

Lucky Iron Fish

Baca Juga