Telinga Sering Berdenging? Kenali Penyebab, Fakta, dan Cara Mengatasinya

Telingamu Sering Berdenging?Mungkin Ini Penyebabnya

KALIMANTAN NEWS – Pernahkah kamu merasakan telinga sering berdenging secara tiba-tiba, seperti ada bunyi ngiiiing tanpa sebab jelas?

Kondisi ini disebut tinnitus, dan ternyata cukup banyak orang yang pernah mengalaminya.

Penyebab Telinga Berdenging

Beberapa faktor umum yang bisa memicu dengingan pada telinga, antara lain:

  1. Paparan suara keras, misalnya setelah mendengarkan musik dengan volume tinggi atau berada di area bising.
  2. Stres dan kelelahan, yang membuat saraf dan otot tegang sehingga memengaruhi pendengaran.
  3. Perubahan tekanan udara, saat naik pesawat, mendaki gunung, atau sedang flu.
  4. Sumbatan kotoran telinga, yang menghalangi masuknya suara dengan normal.
  5. Efek samping obat tertentu, termasuk antibiotik dosis tinggi dan aspirin.

Menurut American Tinnitus Association (ATA), tinnitus bukanlah penyakit, melainkan gejala dari kondisi lain, seperti gangguan pendengaran, stres, hingga masalah sirkulasi darah.

Hal ini berarti, jika dengingan sering terjadi, penting untuk mencari penyebab dasarnya, bukan hanya mengobati gejalanya.

Sementara itu, dokter spesialis THT menyarankan agar masyarakat tidak menyepelekan tinnitus yang berlangsung lama atau hanya muncul di satu telinga.

Kondisi tersebut bisa menjadi tanda adanya gangguan serius pada telinga bagian dalam.

 Normal atau Harus Waspada?

Telinga berdenging sesekali biasanya tidak berbahaya dan akan hilang dengan sendirinya. Namun, kondisi ini perlu diwaspadai bila:

  1. Terjadi terus-menerus selama lebih dari satu minggu.
  2. Hanya berdenging di satu telinga.
  3. Disertai gejala lain, seperti pusing, mual, atau gangguan pendengaran.

Jika mengalami hal tersebut, sebaiknya segera periksa ke dokter THT untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Tips Mengurangi Telinga Sering Berdenging

Agar dengingan tidak sering kambuh, ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan sehari-hari:

  1. Istirahat cukup, karena kurang tidur dapat memperburuk tinnitus.
  2. Kurangi konsumsi kafein dan alkohol, yang bisa membuat saraf lebih sensitif.
  3. Gunakan pelindung telinga saat berada di lingkungan bising.
  4. Batasi penggunaan headset dengan volume tinggi.
  5. Kelola stres dengan baik, misalnya lewat olahraga ringan atau relaksasi.

Telinga berdengingg bisa disebabkan hal sederhana, seperti kelelahan atau perubahan tekanan, tetapi juga dapat menjadi tanda adanya gangguan kesehatan.

Menurut para ahli, mengenali penyebab dan melakukan pemeriksaan dini adalah langkah penting untuk menjaga kesehatan pendengaran.

Menjalani pola hidup sehat juga bisa membantu mengurangi risiko tinnitus muncul kembali.(*/KN)

Editor: Ipik G

Baca Juga