BANJARBARU, KALIMANTAN.NEWS – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mulai memantapkan persiapan peringatan Hari Jadi (Harjad) ke-76 Provinsi Kalsel yang akan diperingati pada 14 Agustus 2026 mendatang.
Persiapan tersebut dibahas dalam Rapat Pembentukan Tim Pelaksanaan Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalsel Tahun 2026 yang dipimpin Gubernur Kalsel, H. Muhidin, melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Kalsel, Ariadi Noor, di Ruang Rapat H. Maksid Kantor Gubernur Kalsel Banjarbaru, Senin (18/5/2026).
Rapat tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Perdagangan Kalsel, H. Ahmad Bagiawan, Kepala Biro Perekonomian Setda Kalsel, Eddy Elminsyah Jaya, tenaga ahli gubernur, kepala SKPD, serta perwakilan instansi terkait.
Dalam arahannya, Ariadi Noor menegaskan peringatan Hari Jadi Provinsi Kalsel bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan bagian dari cerminan pelayanan dan kinerja pemerintah daerah kepada masyarakat.
“Peringatan hari jadi ini sangat penting karena menjadi bagian dari penilaian terhadap performa Pemerintah Provinsi Kalsel. Baik buruknya pelaksanaan kegiatan ini tentu menjadi cerminan keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan pesan Gubernur H Muhidin agar pelaksanaan Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalsel digelar secara sederhana, menyesuaikan kondisi saat ini, namun tetap memiliki makna dan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Bapak H. Muhidin berpesan agar pelaksanaan hari jadi disesuaikan dengan kondisi yang ada. Jangan sampai terkesan berlebihan atau pemborosan, namun makna kebersamaan dan keberpihakan kepada masyarakat tetap harus menjadi prioritas utama,” kata Ariadi.
Menurutnya, semangat gotong royong dan kepedulian sosial harus menjadi ruh utama dalam seluruh rangkaian kegiatan Hari Jadi Provinsi Kalsel.
Rapat kemudian difokuskan pada pembahasan draft Surat Keputusan (SK) Gubernur tentang pembentukan panitia pelaksana serta pembagian tugas masing-masing seksi agar lebih efektif dan sesuai tugas pokok dan fungsi perangkat daerah.
Sejumlah penyesuaian disepakati, termasuk penguatan Seksi Konsumsi guna mendukung penyediaan makanan gratis bagi masyarakat yang menjadi salah satu ciri khas peringatan Hari Jadi Provinsi Kalsel.
Ariadi Noor menekankan pentingnya koordinasi antar-SKPD sejak awal, terutama dalam pengaturan menu, jumlah porsi, hingga penataan stan konsumsi agar pelayanan kepada masyarakat berjalan tertib dan merata.
Selain sektor konsumsi, rapat juga membahas kesiapan sektor kesehatan dan kelistrikan.
Untuk bidang kesehatan, disepakati pembentukan Seksi Kesehatan yang melibatkan Dinas Kesehatan dan sejumlah rumah sakit milik Pemprov Kalsel guna menyiapkan posko medis dan ambulans selama kegiatan berlangsung.
Sementara di sektor kelistrikan, Dinas ESDM diminta berkoordinasi intensif dengan PLN untuk memastikan pasokan listrik aman serta menyiapkan genset cadangan guna mengantisipasi gangguan teknis saat acara berlangsung.
“Kita tidak ingin ada kendala teknis saat acara berlangsung, terutama terkait listrik. Karena itu koordinasi dengan PLN harus dikawal sejak awal,” tegas Ariadi.
Di akhir rapat, Ariadi Noor menekankan keberhasilan pelaksanaan Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalsel tidak hanya bergantung pada susunan kepanitiaan, tetapi juga pada komitmen dan kerja sama seluruh SKPD dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Substansi utama dari peringatan Hari Jadi ini adalah kebersamaan dan gotong royong. SK hanya menjadi dasar koordinasi, sedangkan keberhasilan kegiatan ditentukan oleh komitmen dan kerja sama seluruh SKPD,” pungkasnya.(adp/en/KN)