BANJARMASIN, KALIMANTAN. NEWS – Hj. Fathul Jannah Muhidin resmi dilantik sebagai Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Kalimantan Selatan masa bakti 2025–2030. Pelantikan dilakukan oleh Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Gerakan Pramuka Kalsel, H. Muhidin, di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Sabtu (25/7/2026).
Pelantikan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 11 Tahun 2026 tentang Pengurus Kwarda Gerakan Pramuka Kalimantan Selatan Masa Bakti 2025–2030.
Usai dilantik, Hj. Fathul Jannah langsung memimpin pelantikan Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab), Pimpinan Satuan Karya (Saka), serta Badan Kelengkapan Kwartir Daerah sebagai langkah awal memperkuat konsolidasi organisasi hingga tingkat daerah.
Pada kesempatan yang sama, Kwarda Gerakan Pramuka Kalimantan Selatan juga menandatangani perjanjian kerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Selatan sebagai bentuk sinergi dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di kalangan generasi muda.
Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Kalimantan Selatan, Hj. Fathul Jannah Muhidin, mengatakan amanah tersebut akan dijalankan dengan memperkuat organisasi, meningkatkan kualitas pembinaan anggota, serta memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak.
“Amanah ini akan kami jalankan bersama seluruh pengurus dengan memperkuat organisasi, meningkatkan pembinaan anggota, dan membangun kolaborasi agar Gerakan Pramuka semakin bermanfaat bagi masyarakat, khususnya generasi muda,” ujarnya.
Menurutnya, kepengurusan baru akan memfokuskan program pada pembentukan karakter, penguatan kepemimpinan, serta pengembangan potensi generasi muda melalui berbagai kegiatan kepramukaan.
“Kami ingin Gerakan Pramuka terus melahirkan generasi yang berkarakter, disiplin, mandiri, dan siap berkontribusi bagi pembangunan Kalimantan Selatan,” pungkasnya.
Melalui kepengurusan baru tersebut, Kwarda Gerakan Pramuka Kalimantan Selatan diharapkan mampu memperkuat pembinaan anggota, meningkatkan kualitas organisasi, serta memperluas sinergi dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan dalam mencetak generasi muda yang tangguh, berkarakter, dan berjiwa kepemimpinan.(Adp/En/KN)