SOSREV di HSS, Desy Tekankan Peran Ibu dan Lansia Jaga Harmoni Bermasyarakat

Desy Oktavia Sari, menyampaikan materi Sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai-Nilai Ideologi Pancasila (SOSREV) di Desa Baru, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Dalam kegiatan tersebut, Desy mengajak para ibu dan lansia untuk terus menjaga nilai-nilai Pancasila melalui semangat gotong royong, kepedulian, dan kerukunan dalam kehidupan bermasyarakat.

HULU SUNGAI SELATAN, KALIMANTAN.NEWS – Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Desy Oktavia Sari, mengajak perempuan, khususnya para ibu dan lansia, untuk terus menjaga nilai-nilai kebersamaan sebagai fondasi kehidupan bermasyarakat. Ajakan tersebut disampaikannya saat melaksanakan Sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai-Nilai Ideologi Pancasila (SOSREV) di Desa Baru, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Minggu (26/7/2026).

Dalam sosialisasi tersebut, Desy menekankan bahwa nilai-nilai Pancasila sejatinya telah diterapkan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari, terutama melalui semangat gotong royong, kepedulian terhadap sesama, serta menjaga kerukunan di lingkungan sekitar.

“Saya percaya, ibu-ibu di desa sudah menjalankan banyak nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Tinggal bagaimana kebiasaan baik itu terus dijaga, mulai dari saling membantu tetangga, mendidik anak dengan kasih sayang, hingga menjaga kerukunan meski berbeda pendapat,” ujarnya.

Menurut Desy, para ibu dan lansia memiliki peran strategis sebagai penjaga nilai-nilai kehidupan di tengah masyarakat. Pengalaman dan keteladanan yang mereka miliki menjadi modal penting dalam mewariskan budaya gotong royong, sikap saling menghormati, serta kebiasaan menyelesaikan persoalan melalui musyawarah kepada generasi muda.

Ia menilai masyarakat Desa Baru yang masih mengedepankan kebersamaan dalam aktivitas pertanian maupun kehidupan sosial memiliki modal sosial yang kuat untuk terus mempertahankan nilai-nilai tersebut di tengah perkembangan zaman.

“Harmoni antarwarga merupakan fondasi penting agar desa tetap aman, produktif, dan mampu menghadapi berbagai perubahan sosial,” katanya.

Desy berharap nilai-nilai Pancasila tidak hanya dipahami sebagai konsep, tetapi terus diwujudkan dalam tindakan nyata, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, ia berharap para ibu dan lansia dapat terus menjadi teladan sekaligus penggerak dalam menjaga persatuan, memperkuat kerukunan, dan menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi penerus.(En/KN)

Baca Juga