
KALIMANTAN NEWS –Pernah merasa risih karena telapak kaki berkeringat terus menerus, bahkan saat tidak sedang berolahraga?
Kondisi ini cukup umum dan dikenal dengan istilah plantar hyperhidrosis, yaitu produksi keringat berlebih di area telapak kaki.
Meski sering dianggap sepele, masalah ini bisa mengganggu kenyamanan, menurunkan rasa percaya diri, bahkan memicu masalah kesehatan lain.
Diperkirakan sekitar 3 persen populasi dunia mengalami hyperhidrosis, dengan sebagian besar kasus terjadi pada telapak tangan dan kaki.
Kelenjar keringat di telapak kaki jumlahnya lebih dari 250 ribu per kaki, menjadikannya salah satu area tubuh yang paling aktif mengeluarkan keringat.
Kondisi ini tidak berbahaya, tapi bisa memicu komplikasi seperti infeksi jamur, luka, hingga bau kaki kronis jika tidak dirawat.
Telapak kaki memang memiliki kelenjar keringat paling banyak dibandingkan bagian tubuh lainnya.
Namun, pada sebagian orang, kelenjar ini bekerja terlalu aktif. Beberapa faktor pemicu antara lain: