Gubernur H. Muhidin Dorong Penguatan Sinergi Antar Lembaga Hadapi Tantangan Ekonomi Daerah

H. Muhidin menghadiri pengukuhan Haris Munandar sebagai Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan.

BANJARMASIN, KALIMANTAN,NEWS– Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin menegaskan pentingnya penguatan sinergi antar lembaga dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi dan pembangunan daerah. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri pengukuhan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan di Aula Pangeran Antasari Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalsel, Rabu (24/6/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Deputi Gubernur Bank Indonesia, Ricky Perdana Gozali, secara resmi mengukuhkan Haris Munandar sebagai Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan menggantikan Fadjar Majardi.

Acara pengukuhan turut dihadiri jajaran Forkopimda Kalimantan Selatan, kepala daerah se-Kalsel, pimpinan kementerian dan lembaga, perbankan, pelaku usaha, akademisi, serta insan media.

Dalam sambutannya, Gubernur H. Muhidin menekankan bahwa komunikasi dan koordinasi lintas sektor harus terus diperkuat guna menjaga stabilitas ekonomi daerah di tengah dinamika ekonomi yang terus berkembang.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus memberikan perhatian besar terhadap penguatan sinergi antarlembaga dan berbagai kemungkinan tantangan ke depan. Kami berharap seluruh program yang dijalankan dapat membawa dampak positif bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurut Gubernur, forum koordinasi yang melibatkan pemerintah daerah, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), perbankan, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya menjadi wadah strategis untuk merumuskan solusi bersama dalam menjaga pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.

Ia juga menyoroti sejumlah agenda prioritas yang saat ini menjadi fokus kolaborasi antara Pemprov Kalsel dan Bank Indonesia, di antaranya pengendalian inflasi, penguatan ketahanan pangan, percepatan digitalisasi ekonomi dan keuangan, serta pengembangan sektor UMKM berbasis komoditas lokal.

Selain itu, pengembangan ekonomi dan keuangan syariah juga menjadi perhatian penting mengingat besarnya potensi ekonomi syariah di Kalimantan Selatan yang mayoritas penduduknya beragama Islam.

“Penguatan sinergi lintas lembaga antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, OJK, perbankan, dan seluruh stakeholder menjadi kunci dalam menjawab tantangan ekonomi yang semakin kompleks,” tegasnya.

Sementara itu, Deputi Gubernur Bank Indonesia Ricky Perdana Gozali berharap sinergi yang selama ini terjalin antara Bank Indonesia dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dapat terus diperkuat dan ditingkatkan.

Menurutnya, kolaborasi yang telah dibangun selama ini berkontribusi besar dalam pengendalian inflasi, digitalisasi ekonomi, hingga perluasan akses keuangan bagi pelaku UMKM di daerah.

“Bank Indonesia bersama pemerintah provinsi terus menjalin hubungan yang baik demi mendukung pembangunan daerah dan perkembangan ekonomi masyarakat,” ujar Ricky.

Pengukuhan Haris Munandar sebagai Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan diharapkan semakin memperkuat koordinasi antara Bank Indonesia dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas ekonomi serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Banua.(Adp/en/KN)

Baca Juga