BANJARMASIN, KALIMANTAN.NEWS – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) menggelar Turnamen Padel Antar-Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Tahun 2026.
Kegiatan tersebut digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia sekaligus Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalimantan Selatan.
Turnamen dibuka Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Kalsel, Ariadi Noor, di Lapangan Padel Mahligai Pancasila, Kompleks Rumah Dinas Gubernur di Banjarmasin, Jumat (20/8/2026).
Dalam sambutan Gubernur H. Muhidin yang disampaikan Ariadi Noor, olahraga diharapkan dapat menjadi bagian dari kebiasaan positif, termasuk di lingkungan pemerintahan.
Menurutnya, kebugaran aparatur turut mendukung kualitas pelayanan publik. Pegawai yang sehat diharapkan dapat bekerja lebih fokus, mampu menghadapi beban kerja, dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.
Gubernur juga mengapresiasi Dispora Kalsel yang menggelar turnamen sebagai bagian dari peringatan HUT ke-81 RI dan Hari Jadi ke-76 Kalsel.
Kegiatan olahraga dinilai menjadi salah satu cara memperingati hari besar yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memberikan manfaat bagi kesehatan serta mempererat kebersamaan antarpegawai.
Padel dipilih karena menjadi salah satu cabang olahraga yang saat ini semakin diminati masyarakat.
Gubernur H. Muhidin berpesan kepada seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas, menjaga kondisi tubuh, mematuhi aturan pertandingan, serta menghormati keputusan wasit.
Sementara itu, Kepala Dispora Kalsel Pebriadin Hapiz melalui Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Muhammad Anugrah mengatakan, turnamen tersebut juga menjadi upaya memperkenalkan sekaligus membudayakan olahraga padel di Kalimantan Selatan.
“Apalagi padel salah satu olahraga yang sedang booming di Indonesia dan juga di Kalsel,” ujar Anugrah di sela kegiatan.
Turnamen hanya mempertandingkan nomor ganda putra. Setiap pasangan diwajibkan memiliki sedikitnya satu pemain yang berstatus sebagai pejabat eselon II, III, maupun IV.
Ketentuan tersebut diharapkan dapat membuat pertandingan semakin semarak sekaligus menjadi ruang interaksi dan silaturahmi antara pejabat dan pegawai di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.
Panitia menerapkan sistem gugur dalam pertandingan. Pada babak 32 besar hingga perempat final, pertandingan menggunakan format satu set dengan target enam gim. Pasangan yang lebih dahulu meraih enam gim berhak melaju ke babak berikutnya.
Sementara pada semifinal, final, serta perebutan juara ketiga dan keempat digunakan format dua set dengan target enam gim pada setiap set.
Selain memperebutkan gelar juara, turnamen juga menyediakan hadiah uang tunai. Juara pertama memperoleh Rp2 juta, juara kedua Rp1,5 juta, juara ketiga Rp1 juta, dan juara keempat Rp750 ribu.
Usai pembukaan, pertandingan perdana mempertemukan tim Sekretariat DPRD Provinsi Kalsel melawan Dinas Sosial Provinsi Kalsel.(Adp/En/KN)