5 Makanan yang Tidak Pernah Basi Meski Disimpan Ribuan Tahun dan Alasan Ilmiahnya

Bahan makanan yang tidak bisa basi.

Selain itu, kandungan kafein dan senyawa polifenol dalam teh dan kopi memiliki sifat antimikroba.

Namun, begitu terkena kelembapan, kualitasnya menurun, aromanya hilang, dan bisa ditumbuhi jamur.

  1. Cuka

Cuka telah digunakan manusia sejak 5000 SM sebagai bumbu masak sekaligus pengawet pada bahan masakan.

Dari sisi kimia, cuka mengandung asam asetat (5–7%) yang membuatnya sangat asam (pH 2–3). Kondisi ini mustahil ditumbuhi bakteri pembusuk.

Menurut Journal of Food Protection (2010), asam asetat dalam cuka mampu membunuh bakteri E. coli dan Salmonella.

Menariknya, cuka justru semakin kuat rasanya jika disimpan lama, sehingga lebih tepat disebut “matang” daripada “basi.”

Tips Agar Awet Tahan Lama

Berdasarkan rekomendasi ahli pangan, cara menyimpan makanan abadi ini agar benar-benar tahan lama antara lain:

  1. Simpan dalam wadah kedap udara (kaca atau plastik food grade).
  2. Jauhkan dari cahaya matahari langsung dan panas berlebih.
  3. Hindari kelembapan tinggi agar tidak memicu pertumbuhan jamur.
  4. Pastikan wadah selalu bersih dan higienis sebelum dipakai.

Makanan umumnya mudah basi karena mengandung air, nutrisi, dan kondisi yang cocok untuk pertumbuhan mikroba.

Halaman: 1 2 3 4
Baca Juga