Cek Fakta: Benarkah Kentang Anak Tomat?

Tomat dan Kentang Merupakan Ibu dan Anak?

KALIMANTAN NEWS – Pernah lihat unggahan lucu di media sosial yang menggambarkan tomat menggendong kentang seperti ibu dan anak?

Teksnya menyebut, “ternyata tomat adalah ibu dari kentang”.

Sekilas terdengar menggemaskan, tapi apakah klaim ini benar secara ilmiah?

Asal-Usul Klaim

Ungkapan ini kemungkinan muncul karena tomat dan kentang memang punya hubungan erat dalam dunia botani.

Banyak orang melihat kemiripan tertentu, misalnya bentuk daun, bunga, dan cara tumbuhnya.

Meski begitu, hubungan mereka bukan ibu-anak, melainkan kerabat dekat dalam satu keluarga tumbuhan.

Jadi Benarkah Kentang Anak Tomat

Tomat (Solanum lycopersicum) dan kentang (Solanum tuberosum) sama-sama berasal dari keluarga Solanaceae atau suku terung-terungan.

Dalam keluarga besar ini juga termasuk cabai, terung, bahkan tembakau.

Keduanya berevolusi dari nenek moyang yang sama di Amerika Selatan, terutama wilayah Peru dan Bolivia.

Para ilmuwan percaya bahwa kentang sudah dibudidayakan di dataran tinggi Andes sekitar 7.000–10.000 tahun yang lalu, sementara tomat mulai dibudidayakan di Mesoamerika.

Karena kedekatan genetiknya, ilmuwan bahkan berhasil melakukan grafting atau penyambungan tanaman.

Batang tomat bisa ditanam di atas akar kentang.

Hasilnya, satu tanaman bisa menghasilkan tomat di atas tanah dan umbi kentang di bawah tanah.

Tanaman unik ini disebut “TomTato”, dan menjadi bukti nyata bahwa keduanya memang masih satu keluarga.

Selain itu, studi genetika menunjukkan bahwa tomat dan kentang memiliki kesamaan DNA sekitar 60–70 persen.

Ini membuat keduanya bisa berbagi beberapa sifat fisik dan resistensi terhadap hama tertentu.

Fakta Menarik Lainnya

Selain TomTato, beberapa ilmuwan juga mengembangkan “Ketchup Potato” yang batangnya bisa digunakan untuk menghasilkan tomat kecil, tapi tetap menghasilkan kentang di bawah tanah.

Meski satu keluarga, tomat tumbuh optimal di dataran rendah dan iklim hangat, sementara kentang lebih menyukai dataran tinggi dan iklim sejuk.

Kedekatan genetik ini memungkinkan peneliti mempelajari penyakit tanaman Solanaceae dan mencari cara untuk meningkatkan produktivitas dan ketahanan tanaman.

Jadi, klaim “tomat adalah ibu dari kentang” tidak benar secara ilmiah.

Hubungan keduanya bukan ibu-anak, melainkan saudara dekat dalam satu keluarga botani.

Ungkapan tersebut hanyalah metafora atau cara kreatif untuk menjelaskan kedekatan genetik mereka.

Meski begitu, fakta ini tetap menarik: siapa sangka, tomat dan kentang bisa hidup bareng di satu tanaman?

Fenomena ini menunjukkan betapa menakjubkannya dunia botani dan bagaimana manusia bisa menciptakan inovasi dari sifat alamiah tanaman.(*/KN)

Editor: Ipik G

Benarkah kentang anak tomat – benarkah kentang anak tomat – benarkah kentang anak tomat

Baca Juga